Super Star Employee

forn331l.jpgKaryawan rata-rata bukanlah karyawan yang kurang baik, secara umum karyawan rata-rata memang pekerja yang sudah bekerja sebagaimana mestinya dengan kedatangan tepat waktu, mampu menyelesaikan pekerjaan sehari-hari, berkomitmen terhadap pekerjaan. Namun berbeda untuk karyawan yang istimewa atau Super Star Employee, secara umum karyawan seperti ini selain memenuhi kriteria karyawan rata-rata juga proaktif mampu memberikan solusi dan ide-ide untuk meningkatkan kinerja perusahaan sejalan arah kebijakan.

Dilapangan akan banyak ditemui bahwa karyawan seperti merasa kurang di hargai. Mengapa demikian? Ada beberapa hal yang agak di lupakan, misal; Sudahkah anda mereview dan membicarakan keberhasilan yang sudah dibuat dengan atasan untuk mengingatkannya. Hal ini seharusnya dapat di lakukan paling tidak enam bulan sekali.
Ada seputar isu mengenai pekerja dan pengusaha, karyawan tentu berharap setelah keberhasilannya tercapai mendukung kemajuan perusahaan seimbang dengan penghargaan yang di dapat, pada kenyataanya saat perusahaan menderita kerugian maka karyawan di tuntut berjiwa sebagai pengusaha yang harus merasakan kerugian pula dari usaha itu sebaliknya di saat perusahaan mendapatkan keuntungan maka karyawan akan di anggap sebagai pekerja sesuai dengan kinerjanya. Jika dilihat dari sudut pengusaha mengapa melakukan tindakan tersebut tentunya dengan berbagai alasan diantaranya demi kelangsungan perusahaan agar tetap berdiri dan mampu mempekerjakan karyawan maka kebijakan seperti itu sangat diperlukan.
Namun itulah aturan main yang terjadi(rule of the game), tinggal di mana anda berada is your choice…

Satu Tanggapan

  1. waduh saya nda tau ya Mas, masuk kategori apa (berada dimana) daku ini. Dulunya saya mungkin spt apa yg Mas tuliskan tsb, setelah saya renungkan kembali spt nya saya lebih baik bekerja sebaik mungkin buat perusahaan dengan niatan ibadah kepada Allah semata untuk menghidupi anak + istri masalah ‘hasil’ nya saya serahkan semuanya kepada Allah dan saya berpikiran positif ajalah mengenai hasil nya, karena Dia yg lebih tau dan memang pantas buat saya.
    berangkat dari sini saya jadi tidak kecewa jika kurang memuaskan apa yg saya dapatkan, dan tidak merasa ‘lebih’ jika diberikan nilai plus buat saya.
    bagaimanapun usaha manusia untuk ‘menjatuhkan’ jika Allah tidak berkenan maka tidak akan terlaksana begitupun sebaliknya, bukan begitu mas Moderator.

    Salam.

    Moderator:
    Pinter2 milih aja dan kalu yakin jalanin…

Tinggalkan Balasan