Perjalanan panjang mantan presiden Soeharto bersama bangsa Indonesia berakhir sudah. Setelah dirawat selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, mantan presiden Soeharto akhirnya meninggal dunia pada Ahad , 27 Januari 2008. Soeharto meninggal pada pukul 13.10 siang ini dalam usia 87 tahun.
Menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah, apalagi menjadi pemimpin bangsa ini yang telah terjajah beratus2 tahun dan kemudian Pak Soeharto melanjutkan estafet kepemimpinan dalam masa2 ketidak stabilan bangsa ini yang baru merdeka.
Berada di dunia politik sering kali pilihan yang disajikan bukan mana yang salah atau benar tapi merupakan pilihan buruk dari yang terburuk. Begitu juga dengan Pak Soeharto tidak akan terlepas dari pilihan2 tersebut dan kekurangan2 yang mengakibatkan ketidak puasan bangsa ini padanya. Terlepas dari itu semua, Pak Soeharto telah menggoreskan sejarah panjang pada bangsa ini dan hendaklah generasi selanjutnya mengambil hikmah dari semua ini.
Tidak sedikit masyarakat memanjatkan do’a mengiringi kepergian Pak Soeharto, Imam di mesjid meminta kepada para jamaah untuk berdoa bagi Pak Soeharto dan pagi hari inipun terlihat bendera2 setengah tiang berdiri dihalaman rumah2 warga yang sepontan memasangnya. Terlepas dari ketidak puasan bangsa ini kepada pemimpinnya masih tersisa rasa kemanusian mereka.
Wahai para pemimpin bangsa lihatlah rakyatmu masih menyayangi walau apa yg telah engkau perbuat bagi mereka dan masih tidak sadarkah melihat semua ini?
Sebagai anak bangsa dan umat Islam khususnya, tidaklah salah kita memaafkan kesalahannya dan apa2 yang perlu diperbaiki dari kesalahan2 yang ditinggalkannya merupakan kewajiban bagi penerus yang telah berani mengambil estafet kepemimpinan bangsa Indonesia yang masing2 akan mempertanggung jawabkan kehadirat Allah SWT.
[...] Mantan presiden Soeharto meninggal dunia [...]
Sebagai bangsa yang beradab, sudah sewajarnya kita mengucapkan selamat jalan kepada Soeharto, tapi sambil juga mengenang saudara-saudara kita yang bernasib malang, yang mati terbunuh akibat kekejaman rezim Soeharto sendiri.
Bagi yang berminat, aku menulis tiga artikel terkait dengan topik ini.
Termasuk mempertanyakan pidato belasungkawa Presien SBY yang secara implisit menyebut Soeharto sebagai pahlawan bangsa.
Baca disini :
http://ayomerdeka.wordpress.com/
Selamat Jalan Bapak Bangsa.
God Blesh You