Indonesia kebablasan telah mendahului negara-negara lain membuka pasar bebas dalam segala persoalan, sedangkan negara-negara yang mengusulkan saja tidak sebenar2-nya melakukan.
Kericuhan krisis ditanggapi dengan depresi, salah satunya kasus buruh tentang upah minimun ini, terlepas polemik saling tuduh menggencet buruh dan menguntungkan pengusaha memang itulah efek dari kepemimpinan yang hanya berwacana dan melepaskan persoalan ke pada masyarakat bersolekan istilah bipartit, jika begitu halnya apa fungsinya pemerintah?
Jangan terpancing, kembalikan originalitas persoalan upah minimun dengan tidak mencampur adukan dengan kasus krisis ekonomi dengan PHK dan kelangsungan perusahaan. Tidak ada hubungan krisis global, upah minimun, PHK dan kelangsungan perusahaan secara signifikan kecuali dengan mengada2kan saja.
- Krisis global merupakan kerugian nilai yang harus ditanggung bersama berupa persoalan ekonomi global. Ambisi mencalonkan diri jadi pemimpin berarti siap menerima persoalan ini jadi jika lagi kesusahan harap jangan dilempar lagi ke rakyat.
- Originalitas Upah minimun merupakan batas minimal hidup yang sebenarnya asal layak saja dan secara originalitas berasal dari laju inflasi.
- PHK tanpa adanya krisis ekonomi inipun jika perusahaan melakukan strategy efisiensi pasti akan melakukan PHK dengan sendirinya.
- Kelangsungan perusahaan, jika menajemen perusahaan tidak handal tanpa ada badai krisispun akan bangkrut.
Jadi tidak ada sangkut pautnya, BACK to BASIC.. kembalikan originalitas persoalan dengan tidak dengan mencampur adukan. Jika memang pemimpin negeri ini menganut pasar bebas… biarkan kebebasan itu sebebas-bebasnya tanpa perlu mengeluarkan SKB 4 menteri yang justru memperkeruh suasana…
DIarsipkan di bawah: Agama, Ekonomi | Ditandai: krisis, Pasar, PHK, SKB, upah
Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
http://karir-pekerjaan.infogue.com/upah_minimun_melalui_skb_4_menteri