
Saya melihat di TV, tengah malam, tgl 20 Januari 2009 pelantikan Obama, Pidatonya menyebutkan akan perubahaan kebijakan yang sangat berbeda dari pendahulunya. Dimulai dari rasialis yang sudah mencair hingga dia menjadi orang nomor satu, memotivasi masyarakat Amerika untuk lebih rajin untuk peningkatan ekonomi dan lebih cerdas, memperhatikan masalah lingkungan hidup dan lebih mengedepankan perdamaian dunia secara keseluruhan yang terutama lagi menyebutkan kelompok2 agama ataupun kepercayaan termasuk Muslim yang mungkin pertama kali disebutkan oleh Presiden Amerika.
Disebutkan spesifik tentang akan keinginannya mendamaikan suasana di Irak, Afghanistan dan isu2 nuklir di Iran namun untuk kasus Gaza-Palestina tidak terucap sedikitpun, harapan besar terutama kaum muslim untuk mendengar kebijakan Obama tentang hal tersebut.
Hal yang sangat sensitif bagi Amerika khususnya mengenai kasus Gaza karena kasus ini face to face dengan Israel ke timbang kasus lainnya. Mungkin hal itulah yang menyebabkan Obama tidak berucap, namun bukan tidak mungkin dalam aktualisasinya dia akan melakukan sesuatu mengenai Gaza dalam periode yang tepat karena semua butuh proses dan waktu yang tepat(saya berharap).
Paling tidak tahun berikutnya dengan kepemimpinan baru ini tidak melanjutkan seperti arogansi Bush yang bukan hanya menyengsarakan kaum muslim khususnya bahkan penduduk dunia dan rakyat Amerika sendiri merasakan.
DIarsipkan di bawah: Agama, Politik | Ditandai: Amerika, Obama
Obama tidak akan membawa pengaruh apa-apa terhadap dunia Islam. Obama tak ada bedanya dengan pemimpin-pemimpin Amerika Serikat terdahulu, yang bengis, kejam, dan berusaha menghancurkan Islam. Karena mereka tidak akan pernah rela, Islam berjaya di bumi Allah ini.
Bagaimana mau memperbaiki hubungan dengan dunia Islam, jika selama 23 hari agresi biadab yang dilakukan zionis Israel, Obama hanya berdiam diri dan bersembunyi di balik argumentasinya sendiri yang mengatakan bahwa ia tidak akan berkomentar sebelum dilantik sebagai Presiden AS.
kalo sekedar berharap juga tidak salah, namanya sedang bermimpi, mimpi ada perubahan dari presiden yg baru.
namun spt yg kita tahu, kutipan di Al Qur’an itu sangat jelas : “tidak akan pernah ridho yahudi dan nasrani, sebelum kita mengikuti langkah2 mereka”…..